This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Jumat, 09 September 2016

Android 7 Nougat






Google mengumumkan Android Nougat sebagai nama resmi Android N pada 30 Juni 2016. Android Nougat dikabarkan akan dirilis pada musim panas ini.

Akun Twitter Android mengunggah foto dalam rangka merayakan peresmian nama baru tersebut. “Introducing #AndroidNougat. Thank you, world, for all your sweet name ideas! #AndroidNReveal,” tulis mereka seperti dilansir oleh Information Week. Tweet tersebut telah di-retweet sebanyak 9.373 kali dan mendapatkan 8.691 like dari netizen.

Sejak 2008, Google konsisten menggunakan nama kue atau permen untuk OS Android. Bedanya, kali ini Google membiarkan konsumen untuk memilih nama resmi untuk Android yang oleh pihak internal disebut dengan kode “New York Cheesecake”.

Mereka membuat sebuah situs di mana orang di seluruh dunia dapat menyumbangkan ide. Nama-nama yang muncul antara lain Nutella, Napoleon, Nut Brittle, Noodles, Nachos, Nori, dan Neapolitan Ice Cream.



Android Nougat menjanjikan tampilan gambar/grafik 3D yang lebih baik berkat software Vulkan 3D Rendering API. Selain itu, tingkat keamanan Android ini lebih canggih karena gawai akan mengunduh update sistem secara otomatis dan mengunci pesan atau file.

Fitur Android Instant Apps dan split-screen multitasking dikabarkan akan membantu pengguna beraktivitas secara efisien. Nougat juga akan menjadi basis penggunaan virtual-reality terbaru milik Google yang dapat disambungkan ke berbagai jenis gawai.

Versi Android sebelumnya, yaitu Android 6.0 Marshmallow, sudah diadopsi oleh 10,1 persen gawai pada awal Juni 2016. Android telah digunakan oleh 1,4 miliar orang di seluruh dunia berdasarkan data tahun 2015.

Kamis, 08 September 2016

Android Marshmallow

Android Marshmallow
Versi dari sistem operasi Android
New (2014) logo for the Android devices platform.png
Android 6.0-en.png
Layar utama Android "Marshmallow", dengan aplikasi berpemilik
PembangunGoogle
Pratinjau terkiniPratayang Pengembang 3 MPA44I / 19 Agustus 2015; 11 bulan lalu
Didahului olehAndroid 5.x "Lollipop"
Situs resmiwww.android.com
Android 6.0 "Marshmallow"[1] merupakan pemutakhiran yang akan datang untuk sistem operasi telepon genggam Android, kemungkinan besar akan dirilis pada Q3 2015 ("sementara dijadwalkan untuk September"),[2] dengan pratayang ketiga dan terakhir dirilis pada tanggal 17 Agustus 2015. Pertama diperkenalkan di Google I/O pada tanggal 28 Mei 2015, Marshmallow terutama akan berfokus pada perbaikan inkremental dan penambahan fitur lainnya.[3]
Pratayang pengembang Android "M" dirilis pada tanggal 28 Mei 2015, untuk telepon genggam Nexus 5 dan Nexus 6, tablet Nexus 9, dan set-top box Nexus Player, di bawah nomor bentukan MPZ44Q.[3][4] Pratayang pengembang ketiga (MPA44G) dirilis pada tanggal 17 Agustus 2015 untuk Nexus 5, Nexus 6, Nexus 9 dan perangkat Nexus Player,[5] dan diperbarui ke MPA44I yang membawa perbaikan yang berhubungan dengan profil Android for Work.[6]

FiturSunting

Android Marshmallow memperkenalkan model izin yang didesain ulang: sekarang ada hanya delapan kategori izin, dan aplikasi yang tidak lagi secara otomatis diberikan semua hak akses mereka ditentukan pada waktu instalasi. Sebuah sistem opt-in sekarang digunakan, di mana pengguna akan diminta untuk memberikan atau menolak izin individu (seperti kemampuan untuk mengakses kamera atau mikrofon) untuk aplikasi ketika mereka dibutuhkan. Aplikasi mengingat hibah izin mereka, dan mereka dapat disesuaikan oleh pengguna setiap saat. Model izin baru akan digunakan hanya oleh aplikasi yang dikompilasi untuk Marshmallow menggunakan kit pengembangan perangkat lunak (SDK) tersebut, sementara semua aplikasi lainnya akan terus menggunakan model izin sebelumnya.[3][7]
Marshmallow juga memiliki skema manajemen daya baru bernama Doze yang mengurangi tingkat aktivitas aplikasi latar belakang saat perangkat menentukan bahwa itu tidak sedang aktif ditangani oleh pengguna, yang, menurut Google, menggandakan pemakaian baterai perangkat.[8] Hal ini juga memperkenalkan pilihan untuk mengatur ulang semua pengaturan jaringan, tersedia untuk pertama kalinya pada Android, yang membersihkan pengaturan terkait jaringan untuk Wi-Fi, Bluetooth dan koneksi seluler.[9]
Android Marshmallow memberikan dukungan asli untuk pengenalan sidik jari, memungkinkan penggunaan sidik jari untuk membuka perangkat dan otentikasiPlay Store dan pembelian Android PayAPI standar juga tersedia untuk melaksanakan otentikasi berbasis sidik jari dalam aplikasi lain. Android Marshmallow mendukung USB Type-C, termasuk kemampuan untuk menginstruksikan perangkat untuk mengisi daya perangkat lain melalui USB. Marshmallow juga memperkenalkan "pranala yang diverifikasi" yang dapat dikonfigurasi untuk membuka langsung dalam aplikasi tertentu mereka tanpa petunjuk pengguna lanjut.[3][7]
Versi API Android yang disediakan oleh Marshmallow adalah 23.[10] Alat pengembang Android Marshmallow tersedia di Pengelola SDK di bawah tingkat API "MNC".

SEJARAH PERKEMBANGAN ANDROID

Google_Android
Pada artikel kali ini akan dibahas tentang perkembangan robot hijau dari awal  hingga sekarang.Langsung aja kita bahas check it out!!
Sistem Operasi yang dikembangkan oleh Android ini diperuntunkan oleh pengguna Smartphone dan PDA serta Tablet yang berbasis dasar dari OS Linux.
Ponsel pertama yang memakai sistem Operasi Android adalah HTC Dream yang di rilis pada tanggal 22 Oktober 2008 dan pada awal tahun 2009 mulailah para pengembang ponsel menggunakan OS android ini dan di perkirakan setidaknya 18 ponsel bersistem OS Android rilis di awal tahun 2009.
HTC-Dream
Gambar. HTC Dream
Berikut urutan perkembangan Android:
-Android Beta
Pertama kali dirilis pada 5 November 2007, kemudian pada 12 November 2007 Software Development Kit (SDK) dirilis oleh Google.
-Android 1.0 (Astro)
Pertama kali dirilis pada 23 Spetember 2008. Sebenarnya Android versi pertama ini akan dinamai dengan nama “Astro” tapi karena alasan hak cipta dan trademark nama”Astro” tidak jadi disematkan pada versi pertama dari OS Android ini. HTC Dream adalah ponsel pertama yang menggunakan OS ini.
– Android 1.1 Bender
Pertama kali dirilis pada 9 Februari 2009. Versi Android kedua ini juga mengalami masalah penamaan yang sama dengan versi pertamanya. Pada awalnya Android ini akan diberi nama “Bender” akan tetapi karena alasan melanggar trademark, nama “Bender” tidak jadi disematkan pada versi Android ini. Awalnya versi OS Android ini dirilis untuk perangkat T-Mobile G1 saja. Versi ini merupakan update untuk memperbaiki beberapa bugs, mengganti API dan menambahkan beberapa fitur.
– Android 1.5 Cupcake
Pertama kali dirilis pada 30 April 2009. Nah, mulai versi Android ini penamaan menggunakan nama makan pencuci mulut (dessert) mulai digunakan, karena ini merupakan versi yang ketiga maka penamaan diawali dengan huruf “C” dan jadilah “Cupcake” menjadi nama resmi dari versi OS Android ketiga ini. OS ini berbasiskan pada kernel Linux 2.6.27 dan menambahkan beberapa update serta UI baru dari versi Android sebelumnya. Mulai terdapat “widget” yang dapat dibesar kecilkan. Kemudian ditambah kemampuan untuk meng-upload video dan gambar ke Youtube dan Picasa.
– Android 1.6 Donut
Dirilis pertama kali pada 15 September 2009. Terdapat peningkatan pada fitur pencarian dan UI yang lebih user friendly. Pada versi ini juga sudah mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs. Kemudian support layar dengan resolusi WVGA. Berikut penampakan Android v1.6 Donut.
– Android 2.0/2.1 Éclair
Dirilis pertama kali pada 9 Desember 2009. Terjadi penambahan fitur untuk pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1. Beberapa versi updatenya antara Android v.2.0 kemudian v2.0.2 dan terakhir v.2.1.
– Android 2.2 Froyo (Froze Yoghurt)
Dirilis pertamakali pada 20 Mei 2010 pada smartphone Google Nexus One. Pada versi ini sudah support terhadap Adobe Flash Player 10.1. Peningkatan pada kecepatan membuka dan menutup aplikasi, serta penggunaan SD Card sebagai tempat penyimpanan aplikasi. Ketika Android Froyo hadir mulai muncul banyak diskusi yang membahas mengenai persaingan antara Android dengan iOS yang akan semakin ketat di masa yang akan datang. Beberapa versi update yang dirilis antara lain Android v.2.2.1 hingga v.2.2.3.
– Android 2.3 Gingerbread
Pertama kali diperkenalkan pada 6 Desember 2010. Terjadi banyak peningkatan pada versi Android yang satu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya. Dirancang untuk memaksimalakan kemampuan aplikasi dan game. Serta mulai digunakannya Near Field Communication (NFC). Perbaikan terhadap dukungan layar resolusi WXGA dan diatasnya. Beberapa versi update yang dirilis antara lain v.2.3.3 hingga v.2.3.7. Sampai saat ini Android Gingerbread merupakan versi Android yang memiliki pengguna terbanyak dibandingkan dengan seri Android lainnya, yaitu mencapai 65% dari seluruh versi Android yang dirilis.
– Android 3.0/3.1 Honeycomb
Pertama kali diperkenalkan pada 22 Februari 2011 dan Motorola Xoom adalah yang pertama kali menggunakannya. Android versi ini merupakan OS yang didesain khusus untuk pengoptimalan pengunaan pada tablet PC.
– Android 4.0 ICS (Ice Cream Sandwidch)
Sampai tulisan ini ditulis ICS merupakan versi Android yang paling anyar. Pertama kali dirilis pada 19 Oktober 2011. Smartphone yang pertama kali mengunakan OS Android ini adalah Samsung Galaxy Nexus. Secara teori semua perangkat seluler yang menggunakan versi Android sebelumnya, Gingerbread, dapat di-update ke Android Ice Cream Sandwich.

Android versi 4.1 (Jelly Bean)

Android Jelly Bean yaang diluncurkan pada acara Google I/O lalu membawa sejumlah keunggulan dan fitur baru. Penambahan baru diantaranya meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian, UI yang baru dan pencarian melalui Voice Search yang lebih cepat. Tak ketinggalan Google Now juga menjadi bagian yang diperbarui. Google Now memberikan informasi yang tepat pada waktu yang tepat pula. Salah satu kemampuannya adalah dapat mengetahui informasi cuaca, lalu-lintas, ataupun hasil pertandingan olahraga. Sistem operasi Android Jelly Bean 4.1 muncul pertama kali dalam produk tablet Asus, yakni Google Nexus 7.

Android versi 4.2 (Jelly Bean)

Fitur photo sphere untuk panaroma, daydream sebagai screensaver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user (dalam tablet saja), widget terbaru.
Android 4.2 Pertama kali dikenalkan melalui LG Google Nexus 4
 LG nexus
Gambar.LG Google Nexus 4

Android versi 4.3 (Jelly Bean)

Merupakan pembaharuan dari android jelly bean sebelumnya dimana rilis ada pada 24 Juli 2013 di San Francisco. Nexus 7 generasi 2 adalah Smartphone  pertama yang menggunakan OS tersebut.

Android versi 4.4 (Kitkat)

Android 4.4 KitKat pada tanggal 3 September 2013. Meskipun pada awalnya di beri anma “Key Lime Pie” (“KLP”), nama itu berubah karena “sangat sedikit orang benar-benar tahu rasa key lime pie.” Beberapa blogger teknologi juga mengharapkan rilis “Key Lime Pie” menjadi Android 5. KitKat memulai debutnya pada Google Nexus 5pada tanggal 31 Oktober 2013, dan dioptimalkan untuk berjalan pada rentang yang lebih besar dari perangkat dari versi Android sebelumnya, memiliki 512 MB RAM sebagai minimum yang disarankan; perbaikan-perbaikan yang dikenal sebagai “Proyek langsing” internal di Google. Jumlah minimum RAM yang diperlukan yang tersedia untuk Android adalah 340 MB, dan semua perangkat dengan kurang dari 512 MB RAM harus melaporkan diri mereka sebagai perangkat dengan “RAM rendah
Android 4.4.2Gambar.Tampilan awal layar dengan OS Kitkat
Gambar. Icon Android

Android versi 5.x (Lollipop)

Gambar. Android Lollipop
Android Lollipop adalah versi stabil terbaru dengan versi antara 5.0 dan 5.1. Diresmikan pada 25 Juni 2014 saat Google I / O, dan tersedia secara resmi melalui over-the-air (OTA) update pada tanggal 12 November 2014, untuk memilih perangkat yang menjalankan distribusi Android dilayani oleh Google (seperti perangkat Nexus dan Google Play edition).
Salah satu perubahan yang paling menonjol dalam rilis Lollipop adalah user interface yang didesain ulang dan dibangun dengan yang dalam bahasa desain disebut sebagai “material design”. Perubahan lain termasuk perbaikan pemberitahuan, yang dapat diakses dari lockscreen dan ditampilkan pada banner di bagian atas screen. Google juga membuat perubahan internal untuk platform, dengan Android Runtime (ART) secara resmi menggantikan Dalvik untuk meningkatkan kinerja aplikasi, dan dengan perubahan yang ditujukan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan penggunaan baterai, yang dikenal secara internal sebagai Project Volta.

Source:

Sabtu, 28 Maret 2015

CARA KONFIGURASI DUA ROUTER DI CISCO PACKET TRACER

Halo sobat blogger ..
Sekarang saya lagi di Semarang nii sobat liburan ..
Biasanya internetan dirumah pake speedy sobat, blogging juga ga terhambat dan jarang ada kendala, nyaman deh pokoknya .. berhubung sekarang lagi di Semarang, terpaksa deh pake modem SULET => Super Lelet ~_~
blogging terasa gak nyaman dan membuat saya bosan -_-

Tapi itu semua tidak membuat saya bosan pula untuk berbagi ilmu kepada sobat blogger semua hehe..
Mau tau apa modemnya ? Jangan sobat ! Ntar bisa kena serangan jantung dengernya ! hahaha ..

Ohh iya sobat, kali ini saya akan membagikan artikel bagaimana cara membuat simulasi jaringan di Cisco Packet Tracer menggunakan dua router ..

Langsung aja yuk sobat .. 
Seperti dibawah ini lah kira-kira contohnya sobat ..

belajar membuat simulasi jaringan menggunakan dua router di cisco  packet tracer
Baca juga : http://dhamar-tkj.blogspot.com/2013/12/download-cisco-packet-tracer-60.html 

Bagaimana cara pembuatannya ? Ikuti artikel berikut ini sobat ..
1. Buka Cisco Packet Tracer. Jika belum punya, bisa klik link yang ada di atas lalu sobat install.
2. Jika sudah sobat install, buka program Cisco Packet Tracernya.
3. Lalu sebagai pembelajaran saat ini, siapkan : 4 PC, 2 switch, dan 2 Router.
4. Selanjutnya, sobat susun seperti pada contoh gambar di atas. Ini contoh susunan topologi dan kabel yang saya buat sebagai pembelajaran saat ini ..

kabel DTE cisco packet tracer

5. Jika sudah,langkah selanjutnya yaitu konfigurasi.
6. Pertama yang kita lakukan yaitu setting IP pada PC.
    PC 0 dan PC 1 yaitu kita golongkan ke kelas C, sedangkan..
    PC 2 dan PC 3 kita golongkan ke kelas B
7. Cara setting IP pada PC cukup mudah sobat. Caranya :
    1) Klik PC yang ingin di setting IPnya, maka akan muncul jendela seperti dibawah ini.

ip configuration pc cisco packet tracer

    2) Lalu klik IP konfigurasi, maka akan muncul seperti gambar dibawah.


    3) Konfigurasi IP PC sobat di kotak merah seperti pada gambar diatas.

        Konfigurasi IP 4 PC yang saya lakukan pada pembelajaran saat ini yaitu seperti dibawah ini:

pc ip cisco packet tracer

Jika sudah sobat konfigurasi ke 4 PC sobat, langkah selanjutnya yaitu mengkonfigurasi 2 router jenis routernya yaitu Router-PT sobat.
- Router 0 (Kelas C)
- Router 1 (Kelas B)

Pertama kita konfigurasi Router 0
Caranya pilih jendela CLI (Comand Line Interface), maka tampilannya akan seperti pada gambar di bawah ini:
jendela CLI cisco packet tracer

Jika sudah, langkah-langkah perintahnya berikut ini:
1. Jika muncul pertanyaan "Continue with configuration dialog? [yes/no] :". Pilih NO
2. Tekan Enter, maka akan muncul prompt 'Router>' ... Lanjut sobat
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#interface fastethernet0/0 (sesuaikan dengan port yang digunakan)
Router(config-if)#ip address 192.168.10.1 255.255.255.0 (pemberian IP untuk fa0/0)
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router#copy running-config startup-config (save konfigurasi router)
Destination filename [startup-config]? (tekan Enter)
Lakukan perintah yang sama pada Router 1,
tetapi menggunakan kelas B, ip address fa0/0 : 172.168.50.1 255.255.0.0

Jika sudah, tunggu beberapa saat hingga koneksi router-switch berwarna hijau.
Lalu kita kembali ke Router 0 
Router>enable
Router#configure terminal 
Router(config)#interface serial2/0 (sesuaikan dengan port yang digunakan)
Router(config-if)#ip address 10.0.0.1 255.0.0.0 (pemberian ip untuk serial2/0)
Router(config-if)#clock rate 2000000
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]? (tekan Enter)
Lakukan perintah yang sama pada Router 1,
tetapi menggunakan ip address serial2/0 : 10.0.0.2 255.0.0.0

Jika sudah, tunggu hingga koneksi antar router berwarna hijau.
Lalu kita lakukan static routing di kedua router agar empat komputer tersebut bisa saling terhubung.
Pertama kita static routing Router0 terlebih dahulu.
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#ip route 172.168.50.0 255.255.255.0 10.0.0.2
Router(config)#exit
Router#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]? (tekan Enter)
Lakukan perintah yang sama pada Router 1.
tetapi menggunakan ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 10.0.0.1

Jika sudah, silahkan sobat lakukan ping dari komputer ke komputer yang berbeda kelas untuk memastikan apakah router sudah terkonfigurasi dengan baik atau tidak.

Selamat mencoba sobat.
Semoga berhasil dan bermanfaat tentunya ya sobat blogger.
Salam Blogger !